100_4981
100_5012
100_5019
altar400x300

RETRET AKBAR MUDA MUDI

PAROKI SANTA MONIKA BUMI SERPONG DAMAI

Pratista 2-4 Juli 2012

Bertolak dari BSD menuju Rumah Retret Pratista Bandung dengan diantar oleh tiga bus besar dan diawali dengan misa pembukaan maka menandakan dimulailah rangkaian kegiatan Retret Akbar Muda Mudi Paroki Santa Monika BSD dengan tema “Menjadi Pribadi Yang Ekaristis Sebagai Dasar Kekuatan Dalam Pelayanan ”. Retret Akbar Muda Mudi Paroki Santa Monika BSD yang diselenggarakan selama 3 hari 2 malam ini diikuti oleh total peserta sebanyak 150 anak-anak muda-mudi. Yang sungguh membahagiakan bahwa banyak dari peserta retret ini adalah muda-mudi paroki yang semula belum aktif di gereja namun terpanggil untuk mengikuti retret tersebut guna menambah pengalaman iman dan pengetahuan mereka.

 

Retret Akbar ini diselenggarakan oleh Seksi Kepemudaan Paroki dimana dipanitiai oleh 15 orang muda-mudi dari Putra Altar dan Putri Sakristi (PA-PS) serta Bina Iman Remaja (BIR) yang diketuai oleh Marcellinus Ebiet dan Febry Agustinus. Sesi dalam retret tersebut dipisahkan menjadi dua kelompok, yaitu kelompok SD-SMP dan kelompok SMA. Kelompok SD-SMP dibawakan oleh pembicara yang juga merupakan romo pendamping kepemudaan paroki yaitu Rm Yulianus Yaya Rusyadi, OSC dan juga oleh frater dari biara Sultan Agung yaitu Frater Arif Halawa, OSC. Sedangkan kelompok SMA dibawakan oleh pembicara yang merupakan dosen di Universitas Parahyangan dan juga socius di biara Sultan Agung yaitu Rm Alloysius Setitit, OSC ditemani Frater Efron Lumban Gaol, OSC. Dalam kesempatan yang istimewa ini tak ketinggalan Rm Lukas Sulaeman, OSC juga turut serta berpartisipasi sebagai pembicara pada retret tersebut.

 

Karena tahun ini ditetapkan sebagai tahun ekaristi maka pembahasan ekaristi menjadi topik utama dalam retret tersebut, dimana ekaristi merupakan puncak dan sumber kekuatan hidup manusia. Manusia itu sendiri merupakan berkat Allah yang diciptakan segambar dan serupa dengan Allah. Selain itu ekaristi juga merupakan bentuk ungkapan syukur kita atas kehidupan yang diberikan lewat keluarga, lingkungan, dan juga paroki. Maka menjadi pribadi yang ekaristis adalah tujuan akhir dari terselenggaranya retret ini.

 

Tidak semua orang memiliki kesempatan untuk mengikuti retret ini. Suatu kesempatan emas dimana kami dapat mempunyai waktu untuk mengundurkan diri sejenak dari semua kesibukan, berkumpul bersama untuk berelasi dan berdinamika membangun persaudaraan. Selain itu, peserta diajak untuk mendalami arti retret itu sendiri seperti apa. Maka dengan membuat gambar sebagai lambang jati diri dengan tujuan agar lebih menghargai diri sendiri, menjadi pribadi yang apa adanya, dan mencintai diri sendiri tanpa syarat dan berguna bagi orang lain, maka inilah yang dimaksud dengan yang diciptakan sesuai dengan citra Allah. Kemudian para pembicara juga memberikan arahan bagaimana kita harus bersikap dalam perayaan ekaristi, seperti mengenakan pakaian yang rapi dan sopan, berpuasa satu jam sebelum misa, tidak mengobrol dan tidak bermain ”blackberry” selama misa, serta sikap-sikap liturgis lainnya yang ternyata baru kami ketahui.

 

Pada kesempatan yang baik ini, kami juga diajak berziarah ke makam para pastor Ordo Salib Suci, diantaranya adalah makam Romo Yan Sunyata, OSC. Selain itu juga pada hari kedua kami berkesempatan mengikuti ibadat ofisi bersama para pastor dan frater novisiat dan misa pagi di kapel Helena yang dipimpin oleh Romo Antonius Budiman, OSC yaitu romo yang pernah bertugas pastoral di paroki Santa Monika selama menjadi frater.

 

Tampaknya belum lengkap jika retret hanya diisi oleh session indoor saja. Maka sebagai pelengkap acara, terdapat juga kegiatan outdoor dimana peserta diajak berjalan kaki sejauh 5 km menuju air terjun di Curug dan night adventure yang tetap mengedepankan unsur ekaristi sebagai bagian utama dari retret ini. Pada sesi ”Air Terjun”, peserta diajak agar saling berbagi untuk menyelesaikan tugas kelompok selama perjalanan menuju air terjun, diantaranya adalah tugas ”lebih besar lebih bermanfaat” dimana peserta diminta untuk menukarkan sekotak sari kacang hijau denga benda yang lebih besar dan lebih bermanfaat bagi anggota kelompoknya bahkan bagi orang-orang yang ada di sekitarnya. Ada salah satu kelompok yang justru memberikan sekotak sari kacang hijau itu kepada seorang ibu yang terlihat letih di jalan. Ini memberikan pelajaran kepada kami semua bahwa bukan hanya diri pribadi yang perlu diperhatikan, melainkan orang lain juga membutuhkan perhatian kita. Didampingi oleh Bp Made Wetane, Ibu Maria Syukur dan Ibu Rusmala pada sesi ”Night Adventure”, tugas peserta terdapat pada pos-pos selama perjalanan menuju lapangan tempat api unggun berlangsung, diantaranya adalah membahas mengenai sesi-sesi yang telah kami lalui.

 

Kesetiaan sangat dibutuhkan dalam mengikuti ekaristi sampai akhir, karena sakramen ekarisiti adalah sakramen kesatuan antara kita dengan Allah dan sesama. Pada diri kita, ekaristis akan tercipta lewat kegembiraan atas perjuangan untuk tetap berada dalam perayaan ekaristi tersebut. Maka pada sesi akhir inilah yang dibawakan oleh Rm Lukas, para peserta diajak berkomitmen atas kesetiaan menjadikan ekaristi sebagai kebutuhan bukan lagi sebagai kewajiban.

 

Misa penutupan yang dibawakan secara konselebrasi oleh Rm Lukas, Rm Yaya dan Rm Allo menandai berakhirnya serangkaian kegiatan Retret Akbar Muda Mudi. Dalam homilinya, Rm Allo menyampaikan bahwa setelah retret ini berakhir bukan berarti penghayatan kita terhadap ekaristi juga berakhir, melainkan bawalah berkat yang Tuhan berikan lewat retret ini ke rumah masing-masing untuk dibagikan kepada keluarga dan teman-teman untuk mencapai tujuan yaitu kebahagiaan. Maka sebagai rasa syukur, dalam ritus penutup Rm Allo memberikan kenang-kenangan yang tak terlupakan yakni lagu ”Berkat Tuhan” bagi semua peserta, panitia dan para pendamping dimana kami nyanyikannya secara bersama-sama dengan gerakan-gerakan yang sungguh menyentuh hati.

 

Harapan kami agar para muda-mudi paroki tidak berhenti hanya pada perjumpaan ketika retret ini berlangsung, melainkan mau menindaklanjutinya dengan mengikuti kegiatan-kegiatan muda-mudi yang diwadahi oleh paroki. Selain itu gereja juga mengharapkan tumbuhnya benih-benih panggilan bagi muda-mudi para penerus gereja. Keberhasilan terselenggaranya retret ini merupakan suatu kerjasama yang baik antara para pembicara, pendamping, panitia, peserta dan juga para donatur yang terlibat. Maka kami mengucapkan terima kasih kepada semua yang terlibat dalam persiapan dan pelaksanaan retret ini.

Proficiat bagi muda-mudi Paroki Santa Monika BSD.

Panitia

 

 

Jika semua foto sudah selesai loading, Anda bisa mengklik salah satu foto untuk melihat dalam ukuran lebih besar.

Pada saat ditampilkan ukuran besar, anda bisa mengklik kiri dan kanan foto untuk melihat foto-foto lainnya.

Warning: No images in specified directory. Please check the directoy!

Debug: specified directory - http://www.paroki-monika.org/images/retretmudamudi2012

Jadwal Misa

MISA HARI SABTU

  • Misa Pertama : 17.00
  • Misa kedua : 19.30

MISA HARI MINGGU

  • Misa Pertama : 06.00
  • Misa Kedua : 08.30
  • Misa Ketiga : 17.00
  • Misa Keempat : 19.30

MISA HARIAN

  • Senin s/d Sabtu : 06.00

MISA JUMAT PERTAMA

  • pk 19.30

MISA HARI BESAR

  • Sesuai pengumuman

Twitter Berita Vatikan

Kalendar Liturgi

Sumber: www.imankatolik.or.id

Pengunjung Website

Today41
Yesterday122
This week457
This month5196
Total14246

Visitor IP : 54.82.122.194 Visitor Info : Unknown - Unknown Thursday, 24 April 2014 04:13

Who Is Online

Guests : 27 guests online Members : No members online
Powered by CoalaWeb

Live Visitor