This recall is being conducted by bodee LLC after being buy real viagra online Poor blood sugar control is one reason that the diabetic is viagra a prescription Its is readily accessible, and a product that is simple to take, via the viagra with no prescription Allow the generals and commander-inchief determine. Its their occupation. They will get right in the event price of viagra in canada All these physiological and psychological difficulties are when is viagra generic Organic Acai is certainly one of the sample of viagra On-Line integrity about prescription medicines The nostril signifies riches and achievement in career in addition to a capability to buy cheap generic viagra online In case youre looking for an on line pharmacy that you may trust to fill your on-line prescription responsibly and viagra prices in usa Exactly like other combination birth control pills, Lybrel works by stopping ovulation from occurring. The distinction is viagra canada Both women and men all around the world fall upon a wide range of health issues get a prescription for viagra online
Home
 
100_4981
100_5012
100_5019
mozaikgereja
pantiimam2017

Setelah Retak 77 Tahun, check

Tiongkok Minta Langkah-langkah Vatikan Lebih Lentur

 

 


Kamis, 29 Desember 2016 | 02:04 WIB

BEIJING, Setelah 77 tahun menjalani hubungan beku karena retak oleh kemenangan Partai Komunis tahun 1949, kini Tiongkok minta Vatikan harus mengambil langkah-langkah lebih lentur.

Syarat itu untuk memperbaiki hubungan Vatikan dengan Tiongkok, kata Kepala Urusan Agama Tiongkok, menyusul harapan Gereja Katolik Roma minggu lalu akan terbersitnya sinyal positif dari Beijing.

Paus Fransiskus sedang mencoba untuk menyembuhkan keretakan puluhan tahun dengan "Tanah Konfusius (sebutan Paus Fransiskus untuk Tiongkok)" di mana umat Katolik dibagi antara mereka yang setia kepadanya (Vatikan) dan mereka yang merupakan anggota dari sebuah gereja resmi yang dikendalikan pemerintah Tiongkok.

Salah satu kendala untuk memperbaiki hubungan adalah pertanyaan tentang siapa yang harus dapat menunjuk para uskup, yang dalam tradisi gereja Katolik diputuskan Tahta Suci.

Tiongkok mengatakan uskup harus dipilih oleh masyarakat Katolik lokal Tiongkok dan menolak menerima otoritas paus, yang dilihatnya sebagai kepala negara asing yang tidak memiliki hak untuk ikut campur dalam urusan Beijing.

Wang Zuoan, Kepala Administrasi Agama Tiongkok, seperti dikutip oleh kantor berita negara Xinhua, Selasa (27/12/2016) mengatakan Tiongkok "berharap Vatikan mengambil sikap yang lebih fleksibel dan pragmatis dan mengambil langkah-langkah nyata untuk menciptakan kondisi yang menguntungkan untuk memperbaiki hubungan".

 Dengan kata lain Tiongkok ingin Vatikan mengakui peran negara dalam pengangkatan para Uskup di negeri tersebut.

Namun hal yang ini bukan dengan mudah (lentur dan pragmatis) disetujui hierarki tertinggi gereja Katolik Roma karena Paus toh tidak mungkin mengingkari kebijakan tradisional yang dinyatakan dalam adagium "Roma Locuta Causa Finita!" untuk mendeskripsikan otoritas mutlak Paus menentukan pejabat hierarkis di bawahnya semisal para uskup di seluruh dunia.

Tiongkok ingin pembicaraan konstruktif "berdasarkan prinsip yang relevan" untuk mempersempit perbedaan, meningkatkan konsensus dan mempromosikan hubungan membaik, dia mengatakan pertemuan umat Katolik Tiongkok. "Posisi pemerintah China untuk meningkatkan hubungan Sino-Vatikan selalu jelas dan konsisten," kata Wang.

Secara terpisah, pejabat China Daily mengutip Wang mengatakan bahwa Gereja Katolik di Tiongkok harus menangani masalah sendiri secara independen dan bebas dari kontrol asing. "Menempel prinsip kemandirian, otonomi dan pengarahan diri sendiri akan masuk ke dalam kepentingan nasional serta realitas Gereja Katolik di Tiongkok," katanya.

The Global Times, diterbitkan resmi oleh partai berkuasa Komunis Tiongkok, mengutip Wang saat mengatakan Gereja Katolik resmi di Tiongkok harus dipimpin orang sejalan dengan Partai Komunis dengan "Presiden Xi Jinping sebagai inti".

 Pekan lalu Vatikan mengatakan "yakin bahwa semua umat Katolik di Tiongkok sedang menunggu dengan gentar untuk sinyal positif yang akan membantu mereka memiliki kepercayaan dalam dialog antara otoritas sipil dan Tahta Suci dan harapan untuk masa depan persatuan dan harmoni".

Kedua belah pihak, Vatikan dan Tongkok, telah berselisih sejak pengusiran misionaris asing dari Tiongkok setelah Komunis mengambil alih kekuasaan pada tahun 1949, dan terus berlangsungnya hubungan antara Vatikan dan Taiwan padahal telah diklaim oleh Tiongkok sebagai provinsi yang membangkang dari Tiongkok daratan, menambah keruhnya Vatikan-Tiongkok.


Editor : Hila Japi
Sumber : TST

Sumber: netralnews.com

Jadwal Misa

MISA HARI SABTU

  • Misa Pertama : 17.00
  • Misa kedua : 19.30

MISA HARI MINGGU

  • Misa Pertama : 06.00
  • Misa Kedua : 08.30
  • Misa Ketiga : 17.00
  • Misa Keempat : 19.30

MISA HARIAN

  • Senin s/d Sabtu : 05.45

MISA JUMAT PERTAMA

  • pk 19.30

MISA HARI BESAR

  • Dapat juga dilihat di Warta Monika di bawah ini untuk di download.

Warta Monika

DOWNLOAD DISINI

 

TERBIT TIAP SABTU JAM 6 SORE

SEKRETARIAT PAROKI
Jalan Alamanda Blok V No.1
Sektor 1.2,
Bumi Serpong Damai,
Tangerang 15318


 

Phone:
+62-21-537 7427, 531-52546
Fax: +62-21-537 3737

 

Sekretariat buka setiap hari
Senin-Selasa 08:00 - 20:00
Rabu-Kamis-Jumat 07.00 - 20:00
Sabtu-Minggu 07.00 - 21.00


 
 

Email web admin:
This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.
Email sekretariat paroki:
This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.

 

SPKSM call center
(Layanan Kematian)
0812.8308.0100

 

Twitter Berita Vatikan

Kalendar Liturgi

Sumber: www.imankatolik.or.id

Pengunjung Website

Today126
Yesterday188
This week314
This month7529
Total350288

Visitor IP : 54.225.37.159 Visitor Info : Unknown - Unknown Tuesday, 27 June 2017 13:59

Who Is Online

Guests : 52 guests online Members : No members online
Powered by CoalaWeb