Visiting a doctors clinic is the first action towards managing hard-on viagra 25mg For CVS, its not the initial time its located itself buy discount viagra In this manner one or more ailments could levitra online 40mg Make sure that you do not sleep in day. You tumultuous head aches can be caused by day viagra online buy Still another very important benefit of the viagra buy cheap The first name is Zolpidam 10 Mg if we all discuss the secure and most reliable variety buy viagra now Besides its immediate effect on functionality, strain has some unwanted effects which buy viagra usa These are 6 minute exercises strengthen the muscles that maintain the blood in along with you can certainly do buying viagra Kamagra is produced by Ajanta Pharmaceuticals in India. Its possible for you to take this medicine with a glass of buy brand viagra If you are afflicted with impotency and want buy viagra professional
Home
 
100_4981
100_5012
100_5019
mozaikgereja
pantiimam2017

Bacaan I:Ul. 4:32-34;39-40; Bacaan II:Rm. 8:14-17; Bacaan Injil: Mat. 28:16-20.

PERAN TRITUNGGAL MAHAKUDUS DALAM HIDUP KITA

 

Hari ini kita merayakan Hari Raya Tritunggal Mahakudus. Bertepatan dengan perayaan ini, bacaan Injil menceriterakan kepada kita bahwa Yesus mengutus para murid-Nya dengan berkata: “ … pergilah, jadikanlah semua bangsa murid-Ku dan baptislah mereka dalam nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus.”
Sejak awal Yesus telah mengamanatkan para murid untuk membaptis setiap orang dari setiap suku bangsa yang ingin mengikuti Dia dalam nama Tritunggal Mahakudus: Bapa dan Anak dan Roh Kudus. Ini menandakan bahwa peran Tritunggal Mahakudus sangat penting dalam kehidupan beriman seorang Kristen. Hal ini juga mengingatkan kita, mengapa orang Katolik selalu membuka dan menutup setiap doa dengan tanda salib dengan menyebut Bapa dan Putra dan Roh Kudus.
Ketika kita menyebut nama Bapa saat kita menyentuh dahi kita, maka kita mengakui peran Allah Bapa dalam hidup kita sebagai yang merencanakan, menciptakan dan menyelenggarakan segala sesuatu di dunia, termasuk diri kita. Di sini kita juga mengakui bahwa Bapa merencanakan Putra-Nya untuk datang ke dunia sebagai penyelamat umat manusia dan Allah Bapa pula yang menyelenggarakan segala karya dan hidup Yesus.
Dan ketika kita menyebut Putra saat kita menyentuh pusar kita, maka kita mengakui bahwa Yesus adalah penyelamat, perantara yang menghubungkan kita dengan Bapa-Nya di surga. Tali pusar adalah tali kehidupan yang menghubungkan ibu dan anak, tali penyalur makanan dari ibu kepada anak. Itulah peran Yesus sebagai yang memulihkan dan menghubungkan kembali kita dengan Bapa-Nya di surga.
Dan ketika kita menyebut Roh Kudus saat kita menyentuh dada kiri dan kanan, maka kita mengakui peran Roh Kudus dalam hidup kita. Allah Bapa yang mengirim Roh Kudus-Nya agar tetap mendampingi, melindungi dan menjaga kita, sampai kedatangan Allah Putra kembali.
Pada parayaan Tritunggal Mahakudus ini, mari kita mengimani peran Allah Tritunggal Mahakudus dalam hidup kita sehingga hidup kita pun selalu berkenan di hadapan Allah.