Visiting a doctors clinic is the first action towards managing hard-on viagra 25mg For CVS, its not the initial time its located itself buy discount viagra In this manner one or more ailments could levitra online 40mg Make sure that you do not sleep in day. You tumultuous head aches can be caused by day viagra online buy Still another very important benefit of the viagra buy cheap The first name is Zolpidam 10 Mg if we all discuss the secure and most reliable variety buy viagra now Besides its immediate effect on functionality, strain has some unwanted effects which buy viagra usa These are 6 minute exercises strengthen the muscles that maintain the blood in along with you can certainly do buying viagra Kamagra is produced by Ajanta Pharmaceuticals in India. Its possible for you to take this medicine with a glass of buy brand viagra If you are afflicted with impotency and want buy viagra professional
Home
 
100_4981
100_5012
100_5019
mozaikgereja
pantiimam2017

Perarakan : Mrk. 11:1-10 atau Yoh. 12:12-16, Bacaan I: Yes. 50:4-7; Bacaan II: Flp. 2:6-11; Bacaan Injil: Mrk. 14:1-15:47(Mrk. 15:1-39)

Mengenangkan Sengsara Tuhan

 

Hari ini kita mulai memasuki Pekan Suci dan Hari Minggu Palma menjadi hari pertama dalam Pekan Suci ini, dimana kita diajak untuk mengenang kembali sengsara Tuhan kita Yesus Kristus. Pada hari ini kita secara istimewa diajak untuk mengenang saat Tuhan Yesus memasuki kota Yerusalem dengan disambut sorak-sorai oleh orang-orang Yerusalem saat itu. Ia mengendarai seekor keledai muda dan banyak orang yang menghamparkan pakaiannya di jalan, ada pula yang menyebarkan ranting-ranting hijau yang mereka ambil dari ladang. Orang-orang yang berjalan di depan dan mereka yang mengikuti dari belakang berseru: "Hosana! Diberkatilah Dia yang datang dalam nama Tuhan, diberkatilah Kerajaan yang datang, Kerajaan bapak kita Daud, hosana di tempat yang maha tinggi!” (Mrk 11:8-10).Tuhan Yesus disambut sebagai Raja Mulia, Mesias yang dinanti-nantikan bangsa Yahudi, tetapi justru Dia dibenci oleh para Imam kepala dan ahli Taurat yang mencari jalan untuk menangkap dan membunuh-Nya dengan tipu muslihat (Mrk 14:1) karena dianggap merugikan kepentingan dan supremasi mereka selama ini.
Setelah merayakan Perjamuan Paskah Yahudi bersama para murid-Nya, Tuhan Yesus berdoa di Taman Getsemani, Ia sangat takut dan gentar, hati-Nya sangat sedih dan seperti mau mati rasanya. Ia merebahkan diri ke tanah dan berdoa supaya sekiranya mungkin saat itu lalu dari pada-Nya "Ya Abba, ya Bapa, tidak ada yang mustahil bagi-Mu, ambillah cawan ini dari pada-Ku, tetapi janganlah apa yang Aku kehendaki, melainkan apa yang Engkau kehendaki." (Mrk 14:36). Paulus menuliskan : Kristus Yesus, yang walaupun dalam rupa Allah, tidak menganggap kesetaraan dengan Allah itu sebagai milik yang harus dipertahankan, melainkan telah mengosongkan diri-Nya sendiri, dan mengambil rupa seorang hamba, dan menjadi sama dengan manusia. Dan dalam keadaan sebagai manusia, Ia telah merendahkan diri-Nya dan taat sampai mati, bahkan sampai mati di kayu salib (Flp 2:6-8). Dapatkah kita tetap taat dan setia seperti Yesus dalam penderitaan dan sengsara kita ? Semoga (IS)