Home
 
100_4981
100_5012
100_5019
mozaikgereja
pantiimam2017

Bacaan I : Dan 7:9-10; Bacaan II : 2Ptr 1: 16-19; Injil : Mat. 17:1-9

Dengarkanlah Dia !

 

Hari ini Gereja merayakan peristiwa Yesus Menampakan Kemuliaan-Nya di gunung Tabor. Peristiwa ini ditempatkan segera setelah pemberitahuan penderitaan Yesus yang pertama (Mat 16:21-28), tentu ada maksud tertentu. Para murid yang diwakili Petrus telah menyatakan imannya bahwa Yesus adalah Mesias, Anak Allah yang hidup (bdk Mat 16:15-16) tetapi mereka dibingungkan oleh pernyataan Yesus bahwa Mesias harus menderita bahkan mati sebelum dibangkitkan, dan sebagai murid Nya, mereka harus bersedia mengikuti Dia, turut dalam memikul salib (bdk Mat 16:24-27).Sehingga peristiwa Kemuliaan Yesus ini menjadi sangat penting bagi para murid (Petrus, Yakobus dan Yohanes) untuk meyakini bahwa memang Yesus-lah Sang Mesias yang telah sejak lama dinantikan. Pertama, kehadiran Musa dan Elia yang bercakapcakap dengan Yesus meneguhkan bahwa Yesus benar-benar Mesias yang telah dinubuatkan dalam Perjanjian Lama. Musa mewakili hukum Taurat dan Elia mewakili para Nabi sebagai bukti keterhubungan itu. Didepan ketiga murid Nya, Yesus “berubah rupa, wajah-Nya bercahaya seperti matahari dan pakaian-Nya menjadi putih bersinar seperti terang” (Mat 17:2) perubahan tampak luar Yesus yang berasal dari dalam diri-Nya, karena pada dasarnya Yesus adalah Allah. Kedua, pernyataan dari Allah sendiri : ”Inilah Anak yang Kukasihi, kepada-Nyalah Aku berkenan, dengarkanlah Dia” (Mat 17:5).
Perintah untuk mendengarkan Yesus yang berarti juga perintah untuk setia mengikuti Dia Ketiga, murid utama (Petrus, Yakobus dan Yohanes) telah melihat Anak Manusia yang menerima kehormatan dan kemuliaan dari Allah Bapa. Semua itu juga dituliskan dalam surat Petrus sebagai kesaksiannya (1Ptr 1:16-18). Dan kitapun juga diminta Bapa untuk selalu mendengarkan Dia dan melakukan Sabda-Nya dalam kehidupan sehari-hari (IS).