Home
 
100_4981
100_5012
100_5019
mozaikgereja
pantiimam2017

Bacaan I: Kel 34:4b-6,8-9 Bacaan II: 2 Kor. 13:11-13 Bacaan Injil : Yoh 3:16-18

TRITUNGGAL MAHA KUDUS

 

Misteri Tritunggal Maha Kudus adalah rahasia sentral iman dan kehidupan Kristen. (Katekismus Gereja Katolik, 234) Mungkin karena adanya kata “misteri” yang selalu menyertai kata Tritunggal Maha Kudus, banyak dari antara kita yang masih ragu-ragu untuk membicarakannya, atau masih bingung bila diminta mejelaskannya. Tentunya ada pula beberapa orang yang mencoba menjelaskannya dengan berbagai perumpamaan, dan salah satu penjelasan tertua adalah dari Tertullianus (tahun 155-240, Kartago) yang menganalogikan Tritunggal seperti matahari yang menjadi sumber (Bapa), lalu sinarnya yang menerangi dunia (Kristus), dan panasnya yang menghidupkan (Roh kudus), yang kemudian perumpamaan ini berkembang dalam berbagai versi. Akan tetapi sampai sekarang pun orang tidak dapat memahaminya dengan sangat sungguh, mengapa? Mungkin karena itulah disebut misteri, dan penyebabnya adalah terbatasnya kemampuan berpikir serta persepsi manusia. Tetapi, apakah tujuan perayaan Tritunggal Maha Kudus adalah untuk memahami konsep ini?

Dari bacaan 1, kita menemukan Allah menyebut diri-Nya: “TUHAN, TUHAN, Allah penyayang dan pengasih, panjang sabar, berlimpah kasih-Nya dan setia-Nya” (ay.6), inilah identitas Tuhan yang sesungguhnya! Identitas yang dapat kita cerap, kita sembah dan kita pegang (bergantung) pada-Nya. Dari identitas Allah yang agung inilah timbul: “Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal” seperti yang dikatakan Injil hari ini. Dan kemudian disempurnakan oleh ajakan santo Paulus dalam bacaan 2: “Akhirnya, saudara-saudaraku, bersukacitalah, usahakanlah dirimu supaya sempurna… Sehati sepikirlah kamu, dan hiduplah dalam damai sejahtera; maka Allah, sumber kasih dan damai sejahtera akan menyertai kamu!”.

Karena yang kita lakukan pada hari ini bukanlah merayakan sebuah “konsep”, melainkan perayaan Tritunggal Maha Kudus dimaksudkan agar kita dapat memahami dan mengucapkan syukur atas keutamaan Tritunggal Maha Kudus bagi kita, bagi kehidupan kita sehari-hari, bagi keselamatan kita kelak, dan bagi damai sejahtera kekal yang Allah tawarkan kepada kita. – AJ