Home
 
100_4981
100_5012
100_5019
mozaikgereja
pantiimam2017

Bacaan I:   Kis 1:12-14Bacaan II:  1Pet 4:13-16Bacaan Injil : Yoh 17:1-11

DOA, KOMUNIKASI DUA ARAH

 

Hari ini kita merayakan Hari Komunikasi Sedunia. Doa adalah bentuk komunikasi dua arah. Kita berharap Allah mendengarkan doa syukur yang kita lambungkan dan menjawab doa permohonan yang kita panjatkan. Kita selayaknya berusaha mendengarkan kehendak Allah dalam doa permohonan kita.
Injil hari ini menyampaikan doa Yesus kepada Allah Bapa bagi kita. Dan Aku tidak ada lagi di dalam dunia, tetapi mereka masih ada di dalam dunia, dan aku datang kepadaMu. Ya Bapa yang kudus, peliharalah mereka dalam namaMu, yaitu namaMu yang telah Engkau berikan kepadaKu, supaya mereka menjadi satu seperti Kita. (Yoh 17  : 11). Unsur persatuan menjadi penting di dalam doa kita kepada Allah. Dalam Kisah Para Rasul disampaikan bagaimana Gereja Perdana bersatu di dalam doa. Mereka semua bertekun dengan sehati dalam doa bersama-sama, dengan beberapa perempuan serta Maria, ibu Yesus, dan dengan saudara-saudara Yesus. (Kis 1 : 14).Gereja Katolik berupaya menggunakan berbagai media untuk menjadi sarana mengkomuikasikan iman yang bertujuan saling menguatkan melalui tulisan seperti yang dimuat di majalah Paroki, program acara siaran radio, dan televisi dll. Tugas ini biasanya ditangani oleh Sie Komunikasi Sosial (Komsos) baik di tingkat keuskupan maupun paroki. Komunikasi dalam doa dan dalam kehidupan sehari- hari menjadi penting. Seringkali keributan dan perpecahan dalam keluarga dan komunitas terjadi hanya karena miskomunikasi. Tanpa komunikasi yang lancar dua arah maka sulit menjadi satu sehati seperti yang didoakan Yesus. Yesus ingin kita bersatu seperti Dia bersatu dengan BapaNya. Keterbukaan dan kejujuran menjadi syarat komunikasi yang tanpa hambatan. Bila kita menyembunyikan isi hati dan pikiran kita yang sebenarnya maka hampir pasti komunikasi menjadi tersendat. Memperhatikan mengandaikan kita mendengarkan dengan sepenuh hati.
Maka di Hari Komunikasi sedunia ini kita diingatkan lagi agar dalam doa permohonan diperlukan hati yang mendengarkan kehendak Allah sebagai jawabanNya atas doa kita. (aga)