The first name is Zolpidam 10 Mg if we buy viagra now Make sure that you do not sleep in day. viagra online buy Erection dysfunction is triggered as an effect of buy female viagra Still another very important benefit of the online pharmacy is the viagra buy cheap Besides its immediate effect on functionality, strain has some unwanted effects which buy viagra usa Kamagra is produced by Ajanta Pharmaceuticals in India. Its possible for you to take buy brand viagra For CVS, its not the initial time its located itself in in some trouble within the selling of expired buy discount viagra If you are afflicted with impotency and want a powerful treatment because of buy viagra professional A disfuno ertil ocorre geralmente em associao com doenas como diabetes, presso distrbios that is arterial alta ou hipertenso, viagra best buy For quality as well as inexpensive services that are Canadian, you will not buy discount viagra online
Home
 
100_4981
100_5012
100_5019
mozaikgereja
pantiimam2017

Mariana Florentina Setto - Ketua OMK Sanmon

“Manajemen Waktu untuk Tuhan”

 

 

    OMK adalah Orang Muda Katolik, beranggotakan orang-orang muda yang fresh, muda dan bergairah. Seperti lagu yang dilantunkan Roma Irama – Darah Muda, darahnya para remaja. Di mana para remaja masih mencari “jati diri”, belum stabil, dan berapi-api. OMK mempunyai peran dalam mengarahkan para kaum muda untuk menyalurkan gairah muda tersebut. Kriteria yang termasuk Orang Muda Katolik adalah Orang Muda yang berumur antara 13 tahun – 35 tahun, belum menikah, tentunya beragama Katolik.
    Setiap organisasi atau komunitas mempunyai pemimpin. Tentunya pemimpin yang menjadi leader bagi kepemudaan Katolik yang dapat mengarahkan “kreatifitas” tak terbatas yang dimiliki kaum muda secara optimal, “pencarian jati diri” dan yang terpenting “pelayanan” kepada Tuhan. Panggil saja Renny, nama lengkap Mariana Florentina Setto, ketua OMK yang cantik nan jelita ini menjabat di periode 2018-2020 menjalankan tugas pemimpin Orang Muda Katolik, Santa Monika Serpong Tangerang.
Renny lahir di Jakarta, 1 Agustus 1994. Tinggal di daerah Cisauk, Tangerang bersama kedua orang tua dan adiknya. Aktif dalam berorganisasi di dalam Gereja maupun di luar Gereja. Lulus sarjana Fakultas Ekonomi jurusan Akuntansi dan sekarang telah bekerja di perusahaan distributor dan suplier kabel di Tangerang. Rencananya akan melanjutkan S2 dengan fakultas yang sama, tetapi karena adik yang masih berkebutuhan untuk kuliah, maka Renny menunda keinginannya untuk melanjutkan pendidikan dan bekerja untuk mengumpulkan dana kuliah. Selain aktif di organisasi Gereja, Renny juga aktif di komunitas “Kumpulan Orang Flores se-Tangerang” sebagai Bendahara. Posisi yang cukup menakjubkan, bukan? Komunitas tersebut beranggotakan saudara-saudari kita yang merantau dari tanah timur, Flores. Pada waktu yang lalu, komunitas tersebut mengadakan pertandingan sepak bola se-Tangerang dan Walikota Tangerang juga ikut menonton dan membuka acara tersebut dengan meriah.
Walaupun di tengah jadwal yang begitu padat, Renny tetap meluangkan waktu untuk melayani Tuhan di Gereja Santa Monika. “Pinter-pinter bagi waktu aja antara kegiatan melayani dan kegiatan di luar”, ujar Renny. Ini adalah kali pertama Renny menjabat sebagai Ketua OMK Santa Monika, Serpong Tangerang, setelah sekian lama aktif di dunia per-OMK-an, akhirnya doi memberanikan diri untuk maju memimpin para kaum muda Katolik. Bahkan, event pertama yang diikuti adalah SYD (Sanmon Youth Day) pada tahun 2017. Kegiatan lainnya di OMK adalah menjadi kakak pendamping BIA (Bina Iman Anak), salah satu kategorial di OMK, guna memberi contoh dan teladan di kehidupan sehari-hari, serta menghibur anak-anak dengan menyanyi, games, dll supaya anak-anak tidak cepat bosan dengan kegiatan BIA yang terkesan monoton. Terlihat Renny tidak hanya berkompeten sebagai pemimpin yang tegas untuk remaja, namun kreatif dan sifat keibuan pun terlihat dalam menemani anak-anak.
 

 

Renny sebagai Ketua OMK juga mempunyai kebiasaan yang lumayan unik yaitu pelupa. Tetapi lupa pada hal kecil, seperti kunci, HP dan barang-barang kecil lainnya. “Pernah waktu itu, gue abis turun motor, terus ninggalin motor, eh kunci motor ketinggalan, haha, untungnya tidak hilang dan bawa STNK waktu itu”, ujar Renny. Kegiatan OMK harus di-barengi dengan perencanaan yang matang. Setiap 3 minggu sekali, Renny bersama anggota yang lain mengadakan rapat, “Kita biasanya mengadakan rapat di Aula Gereja sih, kalau bosan ya di restoran. Kita patungan dua ribu aja masing-masing, lalu bilang ke pelayannya, Mas, ini aja ya, sisanya ya tolong diberikan dengan cinta kasih”, canda Renny dengan tertawa manisnya. Begitu juga rapat-rapat dalam menyusun proposal, setiap acaranya diperlukan tanda tangan sang Ketua OMK, “Udah kayak artis, dimintai tanda tangan”, ujar Renny. Memang diakui, Ketua OMK yang satu ini adalah orang yang sangat ceria, cocok dengan anak muda yang penuh keceriaan. Di bawah OMK, terdapat 10 kategorial yang berbeda dan setiap kategorial mempunyai ketuanya masing-masing. Sepuluh kategorial tersebut adalah
1. KTM : Komunitas Tritunggal Mahakudus
2. YnC : Youth in Christ
3. EJ : Emmaus Journey Senior maupun Junior
4. BIR : Bina Iman Remaja yang termasuk Bina Iman Anak di mana Renny juga ikut bergabung menjadi pendamping
5. PakSnK : Pendidikan Agama Katolik Sekolah Non Katolik
6. Roses
7. Antiokhia
8. Pa-Ps : Putra Altar – Putri Sakristi
9. Legio Maria dibagi menjadi 3 yaitu Legio Anak, Legio Remaja, dan Legio Umum
10. KKMK : Komunitas Karyawan Muda Katolik.
 

 

Sebagai Ketua OMK SanMon Serpong, Tangerang, Renny memiliki suka duka yang sudah dijalaninya bersama para pengurus lainnya. Ia mengaku senang dapat melayani Tuhan dengan cara Anak Muda dan Tuhan juga pasti senang dengan hal tersebut. Tentunya pelayanan yang seturut kehendak-Nya. Terkadang ada saja kerikil yang menjadi batu sandungan, seperti perbedaan pendapat antar anggota OMK, tetapi hal tersebut dapat diatasinya. Hal itu dianggapnya sebagai proses yang wajar dan ujian yang diberikan oleh Tuhan Yesus kepada kita. (KT)