The first name is Zolpidam 10 Mg if we buy viagra now Make sure that you do not sleep in day. viagra online buy Erection dysfunction is triggered as an effect of buy female viagra Still another very important benefit of the online pharmacy is the viagra buy cheap Besides its immediate effect on functionality, strain has some unwanted effects which buy viagra usa Kamagra is produced by Ajanta Pharmaceuticals in India. Its possible for you to take buy brand viagra For CVS, its not the initial time its located itself in in some trouble within the selling of expired buy discount viagra If you are afflicted with impotency and want a powerful treatment because of buy viagra professional A disfuno ertil ocorre geralmente em associao com doenas como diabetes, presso distrbios that is arterial alta ou hipertenso, viagra best buy For quality as well as inexpensive services that are Canadian, you will not buy discount viagra online
Home
 
100_4981
100_5012
100_5019
mozaikgereja
pantiimam2017

Seri 23

MISTAGOGI

 katekese20180429

 

Kata mistagogi mengandung arti menginterpretasi misteri. Arti mistagogi dihubungkan dengan seseorang yang menginisiasi para baptisan baru ke dalam misteri. Mistagogi, kemudian disatukan dengan pengajaran tentang misteri-misteri yang ditemukan dalam agama-agama. Dalam tradisi Kristen perdana (abad ke-2), katekese mistagogi dimaksudkan kepada katekese pasca-baptisan diberikan kepada para baptisan baru selama Pekan Paskah. Maksud dari katekese mistagogi adalah untuk menjelaskan kepada baptisan baru arti spiritual dan teologis dari berbagai macam tanda-tanda, lambang-lambang, gestures dari ritus inisiasi (liturgi baptisan) yang telah mereka alami pada perayaan Malam Paskah.
Searah dengan makna dasar dari pemahaman kata mistagogi, Konsili Vatikan II dalam dokumen Ritus Inisiasi Kristen Dewasa (Rite of Christian Initiation Adults, R.C.I.A.24.) menyatakan bahwa, lima puluh hari Masa Paskah merupakan tahapan katekese, yang disebut dengan nama Mistagogi. Dokumen ini mengajak kita semua agar Masa Paskah merupakan waktu bagi semua umat kristiani atau komunitas kristiani, bergabung dengan para baptisan baru untuk bertumbuh dalam kedalaman pemahaman akan Misteri Paskah dan membuat Misteri Paskah menjadi dasar hidup kristianitas kita setiap hari, yaitu dengan merenungkan Injil, berbagi kesatuan dalam perayaan Ekaristi dan melakukan tindakan cinta kasih.
Menurut R.C.I.A., bahwa Masa Paskah merupakan tahap terakhir dari Inisiasi Kristen, di mana para baptisan baru diterima ke dalam kehidupan komunitas sebagai sakramen. Tempat dasariah dari mistagogi setelah baptisan ialah di dalam perayaan-perayaan Ekaristi hari Minggu selama Masa Paskah. Bentuk katekese mistagogi yang dimaksudkan yaitu para baptisan baru berkumpul bersama dengan komunitas umat beriman dalam Liturgi Ekaristi (meja kurban) dan Liturgi Sabda (meja sabda). Diusulkan agar, dalam perayaan hari Minggu, para baptisan baru dan para wali baptis mereka diberi tempat khusus dalam persekutuan umat beriman selama lima puluh hari Masa Paskah. Diharapkan homili dapat sesuai dengan kebutuhan iman para baptisan baru dan doa-doa permohonan dari komunitas beriman dimaksudkan untuk menjamin pertumbuhan iman awal dari para baptisan baru. Dapat digambarkan bahwa kehadiran para baptisan baru sebagai lambang dari Misteri Paskah dan menjadi bagi komunitas beriman sumber inspirasi dan harapan. Kehadiran mereka selama Masa Paskah merupakan tanda kesatuan Masa Paskah.
Seturut pandangan liturgi, dokumen R.C.I.A., menggarisbawahi tiga kesempatan untuk katekese pasca baptisan. Pertama, dalam hubungan dengan upayah memelihara lima puluh hari sebagai pesta, maka diusulkan agar beberapa bentuk perayaan dilakukan pada akhir dari Masa Paskah berdekatan dengan hari Minggu Pentekosta. Kedua, pada saat hari ulang tahun pembaptisan, para baptisan baru dikumpulkan dalam persekutuan umat beriman untuk mengucapkan syukur kepada Allah, mereka membagikan kepada satu sama lain pengalaman-pengalaman spiritual mereka, dan akhirnya secara bersama mereka membaharui janji baptisnya. Ketiga, setiap perayaan pada hari Minggu selama Masa Paskah merupakan perayaan persekutuan yang sangat berarti bagi komunitas umat kristiani dan para baptisan baru.

Bersambung ... P. Tinus Sirken, O.S.C..