Home
 
100_4981
100_5012
100_5019
mozaikgereja
pantiimam2017

 

Seri: 39


NYANYIAN PENGIRING KOMUNI

 

 

 

Nyanyian pengiring menerima Tubuh (dan Darah) Kristus – Cantus ad Communionem (sering disebut nyanyian komuni) dimulai sejak imam selebran menyambut Tubuh dan Darah Kristus. Maksud dan makna dari nyanyian ini ialah: [1] agar umat beriman yang secara batiniah bersatu dengan Kristus dalam kesatuan, juga menyatakan persatuannya secara lahiriah dalam bernyanyi bersama, [2] menunjukan ekpresi kegembiraan hati, dan [3] menekankan karakter umat yang sedang berarak bersama untuk bersatu dengan Kristus yang disambut. Lagu komuni ini berlangsung terus selama umat menyambut, dan harus diakhiri pada waktunya. Haruslah diupayakan agar para penyanyi pun dapat menyambut Tubuh Kristus dengan tenang (PUMR 86). Dapat diambil antifon komuni dari Graduale Romanum dengan atau tanpa ayat mazmurnya; atau juga diambil antifon komuni beserta ayatayat mazmurnya dari Graduale Simplex. Ataupun nyanyian lain yang telah disetujui oleh Konferensi Uskup boleh digunakan juga. Lagu komuni ini dapat dibawakan oleh paduan suara sendiri, atau oleh paduan suara/solis bersama dengan umat. Kalau tidak ada nyanyian komuni, maka antifon komuni yang terdapat dalam Misale dapat dibacakan oleh umat beriman atau oleh paduan suara sendiri, atau oleh beberapa orang dari mereka, atau oleh lektor. Atau, dapat juga dibacakan oleh imam sendiri sesudah ia menyambut Tubuh dan Darah Kristus, sebelum membagikannya kepada umat beriman (PUMR 87).

 

 
Bersambung ... Pst. Tinus Sirken, O.S.C.