Home
 
100_4981
100_5012
100_5019
mozaikgereja
pantiimam2017

 

Seri: 38


MENERIMA YESUS KRISTUS

 

 

 

Menerima Tubuh (dan Darah) Kristus disebut komuni – communion, sebab merupakan lambang umat beriman bersatu dengan Kristus yang datang dan diterima setiap orang dengan tangannya yang terbuka dan dengan hati yang damai. Seturut tradisi Romawi, imam selebran menyambut Tubuh dan Darah Kristus terlebih dahulu daripada umat lain.

Sebelum menyambut imam selebran berdoa dalam hati “Semoga Tubuh dan Darah Kristus selalu melindungi aku”. Jika ada petugas pembagi atau pelayan Tubuh (dan Darah) Kristus, imam selebran membagikan kepada mereka terlebih dahulu, sebelum ia membagikannya kepada umat. Para pelayan pembagian Tubuh (dan Darah) Kristus antara lain imam selebran, dibantu oleh imam konselebran, diakon, akolit yang dilantik secara liturgis atau anggota jemaat yang sudah dilantik untuk tugas ini (misalnya prodiakon, asisten imam), atau secara khusus yang ditunjuk imam selebran.

Para pelayan atau pembagi komuni ini sebaiknya tidak menghampiri altar sebelum imam selebran menyambut Tubuh dan Darah Kristus (PUMR 162). Pada kesempatan-kesempatan tertentu umat beriman pun hendaknya juga menerima roti dan anggur kudus (PUMR 283). Dan sangat dianjurkan agar seluruh umat beriman (sebagaimana diwajibkan bagi imam selebran) menyambut Tubuh Tuhan dari roti-roti yang dikuduskan dalam Ekaristi yang sedang dirayakan. Maka menjadi lebih jelas bahwa seluruh umat berpartisipasi dalam kurban Ekaristi yang sedang dirayakan (PUMR 85).

Akhirnya, umat beriman yang boleh menyambut komuni adalah setiap orang yang menghadiri perayaan Ekaristi, yang sudah dibaptis, dan yang sudah menerima komuni pertama. Sementara umat yang sedang terkena ekskomunikasi, interdik, atau dalam keadaan dosa berat, tidak diperkenankan menyambut komuni (KHK 915).

 

 
Bersambung ... Pst. Tinus Sirken, O.S.C.